MENGENAL PENDIDIK SLB NEGERI LEWOLEBA DARI PEMBELAJARAN SISWA DISABILITAS


SLB NEGERI LEWOLEBA adalah sebuah lembaga pendidikan yang menaungi anak berkebutuhan khusus ( ABK ) yang terletak di Kabupaten Lembata, Kota Lewoleba, Kecamatan Nubatukan , Desa Pada . Sekolah ini menerima 6 jenis tuna /kebutuhan khusus yakni tuna Grahita, tuna Autis , tuna Netra , tuna Wicara , tuna Rungu ,dan tuna Daksa. Keenam tuna ini sangat mengedepankan karakteristik anak pada bidangnya masing - masing. Kelebihan atau bakat yang ada pada setiap anak disetiap tuna akan menjadi prioritas yang harus di kembangkan. Dalam situasi ini para pengajar akan memberikan perhatian khusus dan fokus pada pengembangan kemampuan siswa tersebut.


 Hal lain yang lebih urgen yang tidak luput dari perharian tenaga pendidik adalah penerapan materi dalam proses pembelajaran. Misalanya pada anak yang mengalami hambatan pada penglihatan atau Tuna Netra.
Tuna Netra yaitu kondisi seseorang yang mengalami gangguan atau hambatan dalam indra penglihatannya. Berdasarkan tingkat gangguannya Tunanetra dibagi menjadi dua yaitu buta total (total blind) dan masih mempunyai sisa penglihatan (low visioan).

Untuk menangani anak yang mengalami gangguan Tuna Netra, Tenaga pendidik ( Guru Di SLB N Lewoleba ) diharuskan memiliki kompetensi yang diatas rata rata tidak seperti guru yang berada di sekolah reguler. Richard cland seorang pisikologi asal Australia dalam penelitiannya menyimpulkan bahwa satu guru SLB yang menangani satu siswa sama seperti satu guru yang menagani 35 siswa di sekolah normal.

Berdasarkan paparan saya di atas banyak hal yang dapat kita mengerti, bahwa untuk menjadi seorang pendidik di sekolah luar biasa harus ekstra sabar dan memiliki emosi yang stabil saat menagani siswa SLB. Kita seharusnya mengapresiasi semua tenaga pendidik di SLB yang telah menyipkan anak-anak harapan bangsa dari pola pembelajaran inklusif.
        

Postingan populer dari blog ini

SLB NEGERI LEWOLEBA MENYAMBUT HUT RI YANG KE - 76